pernah ngak ketika kita memilih sebuah pekerjaan, kita memikirkan konsekuensi dan situasi dalamk duniakerja itu sendiri? apakah kita memikirkan bentuk positivnya saja atau beserta dengan hal negativnya?
aku pada awalnya diajak oleh seseorang untuk membantunya mengajar karena terlalu banyak kelas yang diajarnya dan dia kewalahan. pada saat itu aku, karena belum lulus kuliah, belum berpengalaman dalam bekerja dan berpikir bisa mendapatkan pengalaman sekaligus honor, menerima tawaran tersebut.jadilah aku sebagai pengajar di sebuah madrasah di kotaku tingal.
awalnya merupakan saat2 yang menegangkan dan sangat menantang. aku yang tidak terlalu berbakat berbicara dihadapan publik diharuskan berhadapan dengan siswa2 SMA yang emosinya masih labil dan lebih suka bermain daripada belajar. sering merasa kesal, marah tapi kadang-kadang tertawa dengan sikap anak2. pada saat itu aku berpikir "bukan pekerjaan yang buruk juga, mungkin aku bisa bertahan dengan keadaan ini. karena bukan hal yang terlalu merugikan".
satu tahun berlalu dan aku berpikir keadaan masih baik-baik saja seperti pertama kali aku masuk. tetapi ternyata aku adalah orang yang terlalu berpikiran positiv terhadap orang lain.
mendapat kritikan dan saran dari guru lain merupakan hal yang baik dalam peningkatan intelektual.
mendapatkan teguran dari atasan merupakan hal yang wajar dalam pekerjaan ketika melakukan kesalahan.
tetapi bukanhal yang wajar jika :
guru lain membicarakan kejelekan dibelakang tanpa mengkonfirmasi ke orangnya secara langsung. apalagi maksud dari tindakan itu, untuk menekan perkembangan dan kreativitas seseorang karena merasa diri terancam dengan keberadaanku. itu jelas-jelas bukan perilaku seorang pendidik, apalagi
seorang pemimpin langsung memarahi bawahannya dan menghukum ketika sang bawahan hanya melakukan kesalahan sekali. dijatuhi hukuman apalgi mengancam dengan hal-hal seperti memotong gaji atau mutasi dll, padahal masih banyak bawahannya yang lain melakukan kesalahan yang lebih. itu merupakan ciri pemimpin yang tidak baik. tidak pantas menjadi pemimpin dan tidak untuk dihormati.
hal-hal yang seprti itu, awalnya tidak terpikirkan akan terjadi dalam duniakerja apalagi terjadi kepadaku, tapi itu nyata dan kurasakan sekarang. sangat menyakitkan, menjadi topik pembicaraan dikarenakan hal yang kecil dan menjadi kambing hitam oleh guru lain agar tertutupi kejahatan mereka. menjadi batu pijakan untuk bisa menjilat dihadapan pimpinan. atashi wa zannenna hito da. kawai sou.....
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusya begitulah dunia kerja jenk
BalasHapusada bnyk hal yg terkadang bkn senang, tpi ada jga yg bkn sedih. Ada yg suka, pasti jg ada yg tdk suka dgn kberadaan kita..!
So, nikmatilah dunia kerjamu,.! klo ada yg nda suka, basmi jo p drg. hehe
psti ada blasannya kwa 4 drg suatu saat:-)