Jumat, 19 Oktober 2012



 pernah ngak, anda merasakan frustasi? dan bertanya-tanya kenapa tidak berjalan sesuai dengan perkiraan? 

Kenapa hidupku seperti ini? Adalah kalimat yang sering aku suarakan diumurku yang 20-an. Aku tidak tahu kenapa bisa seperti ini.

Ketika kecil aku merasa hidupku baik-baik saja, merasa bahwa kehidupanku yang akan datang, akan menjadi lebih berbahagia. Tapi kemudian kehidupan yang kubayangkan hancur berkeping-keping seperti kaca yang terhempas. Banyak hal yang perlahan-lahan aku mengerti ketika mulai beranjak remaja. Salah satu yang paling berpengaruh adalah materi. Karena materi perhatian orang tua mulai teralihkan, waktu kebersamaan kamipun semakin menipis. Aku mulai merasa eksistensiku sebagai seorang anakpun perlahan-lahan memudar. 
Ketika usiaku memasuki tahap dimana anak-anak seusiaku mengekpresikan dirinya dengan bebas, aku dipaksa untuk melompati bagian itu, tidak ada waktu untuk menikmati hidup. Jika diandaikan, kami keluarga yang memiliki anggota 4 orang, jika dalam rumah mendapatkan 1 kue (masalah),  maka kue tersebut akan dibagi menjadi 3.  Kadang (untuk ukuran anak-anak) aku mendapatkan bagian yang besar, kadang mendapatkan bagian yang keras. Aku tidak dilibatkan dalam fisik tapi dalam psikis. Aku mencintai keluargaku, karena itu yang terbaik yang bisa aku terima. Tapi kadang ada saat-saat (aku sangat menyesal pernah memikirkan ini) aku tidak ingin dilahirkan. Akupun mencari dan menciptakan tempat dimana aku diterima, aku berusaha agar bias mengekspresikan segala yang kurasakan, tapi ternyata aku hanya mengubur diriku yang sesungguhnya semakin dalam dan hanya menciptakan sosok baru yang bertolak belakang. Ternyata aku menciptakan tempat untuk lari dan bersembunyi dari dunia.
Aku sangat beruntung karena dunia yang aku ciptakan ternyata memiliki andil yang besar dalam perkembangan mentalku. Aku bisa lebih mencintai diri dan menerima keadaan. Banyak bersenang senang dan tahu bagaimana melupakan kesedihan. Aku sedikit demi sedikit mulai meruntuhkan dinding pembatas dgn dunia luar, membiarkan orang lain melihat dan memasuki hatiku dengan mudah, ternyata itu merupakan keputusan yang kurang tepat karena itu membuka jalan kepada orang lain agar mudah menyakitiku. Aku ingin melihat dunia luar dari berbagai sisi tapi tidak ingin tercemar, kemudian aku membangun sebuah rumah kaca milikku, aku mengurung diri didalamnya sambil menyembuhkan diri. Tapi luka adalah luka, berapapun lamanya waktu yang dibutuhkan untuk sembuh, tetap memiliki bekas.
Aku takut terluka, karena tahu bagaimana rasanya sakit. Takut terlalu percaya karena tahu sakitnya dikhianati. Takut bermimpi karena tahu rasanya kecewa ketika terbangun.
hujan berkah ataukah bencana?
beberapa tahun belakangan ini cuaca sudah tidak sesuai dengan musimnya. apalagi tahun ini. sudah 3 bulan, manado panas terik, didaerah lainpun sudah seperti musim kemarau padahal jika dihitung, seharusnya sudah memasuki musim hujan. mungkin semua orang sangat mengharapkan turunya hujan, apalgi para petani yang hasil panennya sangat bergantung pada hujan. jadi ketika pertama kali hujan di daerah manado-yang beberapa kali terlihat akan hujan tetapi awan gelap hanya numpang lewat saja- sangat disyukuri. aku khususnya, karena sudah sangat gerah dengan cuaca panas yang tidak bisa ditolerir ketika mengajar pada siang hari. kemudian hujan datang hampir setiap hari. hujan yang sangat keras. air sungai mulai naik, tumbuhan basah, jalanan yang tidak diaspal menjadi becek, jalanan beraspalpun tergenang air, cucianpun tidak kering.
ketika turun hujan para petani bersuka cita, penjual payung mendapat banyak rezeki. tapi banyak juga orang yang ddirugikan dengan adanya hujan, misalnya para penjual es, tukang ojek, pedagang jalanan dll. 
untuk pertama kali semua orang bersyukur atas turunnya hujan, tetapi lama-kelamaan menjadi merugikan
untuk sebagian orang.
menurut anda apakah hujan berkah atau bencana?

Minggu, 18 September 2011

kenapa berbeda

kenapa berbeda? judul yang aneh.. sebenarnya, karena udah lama ngak pernah menulis di blog, jadi ngak tau lagi mau nulis apa.
1 tahun terakhir ini, kegiatan yang biasanya aku lakukan, sudah jarang bahkan ngak pernah lagi dilaksanakan. contohnya kebiasaan membaca komik. biasanya setiap hari harus baca minimal 4 atau 5 komik, tapi sekarang 1bulan hanya bisa 2 atau 3 komik, itupun kalau punya long weekend. yang biasanya malam sebelum tidur baca novel atau nonton film or dorama, sekarang sudah ngak lagi, biasanya tidur jm 3am, bangun jm 6am, sekarang tidur jm 10pm n bangun jm 6. kenapa berbeda? apakah faktor jenis aktivitas yang sudah berubah atau faktor usia atau???? I don't know, zenzen wakaranai, kenapa bisa beerbeda???
aku seakan kehilangan kompas kehidupanku... tak tahu mengarah kemana hidup ini. apakah ada riak2 kecil atau badai.

Sabtu, 02 Juli 2011

perjalananku

udah masuk masa liburan...
liburan kali ini aku habiskan dengan jalan2 ke berbagai tempat. pergi ke kotamobagu ketemu teman sekaligus keliling2 tempat yang bisa dijadikan tempat refreshing. setelah itu naik mobil ke gorontalo, perjalanan yang panjang dan melelahkan, setibanya digorontalo, aku menunggu kedatangan teman2 ku yang akan datang besok hari menggunakan kapal laut tilong kabila. walaupun memaka waktu yang panjang dan melelahkan tetapi semoga hasilnya baik dan menyenangkan

Senin, 09 Mei 2011

fushigina koto

sudah lama sekali ngak pernah mengunjungi dunia maya...
banyak sekali hal-hal yang menarik terjadi dalam hidupku belakangan ini... sayang sekali tidak bisa di abadikan dalam blog ini. tapi ada hal yang paling berkesan dan tidak akan pernah aku lupakan.
tanggal 29 april merupakan hari yang menyedihkan untukku. hari itu aku harus membuang kucing kesayanganku dengan berat hati. namanya Batik, kucing perempuan yang kerjaannya beranak terus sehingga kucing d rumah mencapai 10 ekor. batik adalah kucing pertama yang aku punya setelah aku pindah ke Bailang,padasaat itu merupakan saat-saat yang menyedihkan bagi keluargaku, batik hadirdengan kelucuannya, hingga dia membuat banyak kesalahan. awalnya kesalahannya ditolerir tapi terakhir kalinya dia makan anak kelinci yang dipelihara ayahku dengan susah payah, keputusanpun diambil, membuang batik ke pasar.
jarak pasar dengan rumah cukup jauh... malam setelah kejadian itu, ayah memasukkan dia ke dalam karung dan membawa dia dengan motor. malam itu aku dan ibu sedih sekali,kami menangis memikirkan bagaimana dia makan dan tidur nantinya.
haripun berlalu, sudah 5 hari setelah kejadian pembungan itu, aku tidur seperti biasa, di samping tempat tidur didampingi "ma ita" kucing hitamku. menjelang subuh aku terbangun,merasa ada sesuatu yang menindih kakiku, biasanya yang tidur di atas kakiku hanya batik, aku bangu dan melihat apa yang sebenarnya terjadi. aku terkejut karena ternyata yang tidur adalah batik. awlnya aku mengira itu adalah mimpi tapiaku bangun dan memeluk dia, rasanya hangat dan ringan karena dia menjadi kurus. pada saat itu aku senang sekali, Ya Allah tidak menyangka hal tersebut bisa terjadi. sekarang dia menjadi pendiam dan ngak nakal lagi tai 1 hal yang pasti aku berjanji ngak akan pernah membuang dia lagi.

Kamis, 07 April 2011

cerita dan derita

pernah ngak ketika kita memilih sebuah pekerjaan, kita memikirkan konsekuensi dan situasi dalamk duniakerja itu sendiri? apakah kita memikirkan bentuk positivnya saja atau beserta dengan hal negativnya?
aku pada awalnya diajak oleh seseorang untuk membantunya mengajar karena terlalu banyak kelas yang diajarnya dan dia kewalahan. pada saat itu aku, karena belum lulus kuliah, belum berpengalaman dalam bekerja dan berpikir bisa mendapatkan pengalaman sekaligus honor, menerima tawaran tersebut.jadilah aku sebagai pengajar di sebuah madrasah di kotaku tingal. 
awalnya merupakan saat2 yang menegangkan dan sangat menantang. aku yang tidak terlalu berbakat berbicara dihadapan publik diharuskan berhadapan dengan siswa2 SMA yang emosinya masih labil dan lebih suka bermain daripada belajar. sering merasa kesal, marah tapi kadang-kadang tertawa dengan sikap anak2. pada saat itu aku berpikir "bukan pekerjaan yang buruk juga, mungkin aku bisa bertahan dengan keadaan ini. karena bukan hal yang terlalu merugikan".

satu tahun berlalu dan aku berpikir keadaan masih baik-baik saja seperti pertama kali aku masuk. tetapi ternyata aku adalah orang yang terlalu berpikiran positiv terhadap orang lain.
mendapat kritikan dan saran dari guru  lain merupakan hal yang baik dalam peningkatan intelektual.
mendapatkan teguran dari atasan merupakan hal yang wajar dalam pekerjaan ketika melakukan kesalahan.
tetapi bukanhal yang wajar jika :
guru lain membicarakan kejelekan dibelakang tanpa mengkonfirmasi ke orangnya secara langsung. apalagi maksud dari tindakan itu, untuk menekan perkembangan dan kreativitas seseorang karena merasa diri terancam dengan keberadaanku. itu jelas-jelas bukan perilaku seorang pendidik, apalagi
seorang pemimpin langsung memarahi bawahannya dan menghukum ketika sang bawahan hanya melakukan kesalahan sekali. dijatuhi hukuman apalgi mengancam dengan hal-hal seperti memotong gaji atau mutasi dll, padahal masih banyak bawahannya yang lain melakukan kesalahan yang lebih. itu merupakan ciri pemimpin yang tidak baik. tidak pantas menjadi pemimpin dan tidak untuk dihormati.

hal-hal yang seprti itu, awalnya tidak terpikirkan akan terjadi dalam duniakerja apalagi terjadi kepadaku, tapi itu nyata dan kurasakan sekarang. sangat menyakitkan, menjadi topik pembicaraan dikarenakan hal yang kecil dan menjadi kambing hitam oleh guru lain agar tertutupi kejahatan mereka. menjadi batu pijakan untuk bisa menjilat dihadapan pimpinan. atashi wa zannenna hito da. kawai sou..... 

Senin, 04 April 2011

isogashii

untuk beberapa hari ke depan aku dapat banyak job pemesanan film, jadinya kesana kemari nyari bantuan untuk bisa burn film. sialnya beberapa kali percobaan ngak sukses2, apa karena niatnya ngak bagus kali ya......
semoga saja job kali ini memndapatkan hasil yang memuaskan dan bisa bermanfaat.